Fakta Penentuan Jenis Kelamin Bayi Dalam Al Quran

Lembaga Qiroati  Pusat - Hingga pada masa sebelum abad ke 20 bahkan mungkin hingga sekarang kebanyakan pandangan orang menganggap bahwasanya jenis kelamin embrio ditentukan oleh wanita, itu sebabnya para pada zaman dahulu banyak sekali wanita banyak dipersalahkan karena dia tidak bisa memberikan keturunan pria pada suatu keluarga, ini adalah salah satu kebodohan umat manusia pada masa itu yang selalu menjadi momok dari para wanita, ini sangat menyakiti perasaan wanita pada saat itu, bayangkan seorang calon ibu atau ibu yang mengandung anaknya selama 9 bulan dan mengorbankan nyawa pada saat melahirkan harus dipersalahkan karena tidak melahirkan bayi dengan jenis kelamin tertentu (biasanya orang pada zaman dahulu banyak mengharapkan bayi laki-laki), akan tetapi Alhamdulillah, puji syukur bagi Allah yang sudah memberikan cahayanya (menurunkan ayat-ayat AlQuran sebagai penerang) kepada umat manusia dan dengan perkembangan teknologi dan sains modern, para kaum wanita tidak perlu merasa takut dipersalahklan karena sains modern sudah membuktikan bahwa jenis kelamin pada embrio ditentukan oleh kromosom pada sel sperma.

Cabang ilmu genetika dan biologi molekuler telah melakukan penelitian terhadap sel-sel sperma dan sel-sel telur, kini telah dipahami bahwa jenis kelamin didasarkan pada sel sperma yang dipancarkan oleh laki-laki, kromosom adalah peran utama pada penentuan jenis kelamin, 2 dari 46 kromosom yang menentukan struktur seorang manusia diketahui sebagai kromosom jenis kelamin, 2 kromosom ini dinamakan XY pada laki laki dan XX pada wanita karena bentuk kromosom ini mirip dengan huruf tersebut, kromosom Y membawa gen yang mengkode sifat laki-laki dan kromosom x membawa gen yang mengkode sifat perempuan, pembentukan jeniskelamin didasarkan pada kombinasi silang dari kromosom kromosom ini, seperma yang dipancarkan oleh laki laki menghasilkan 2 jenis sel sperma yang berbeda, sel sperma berkromosom X dan berkromosom Y, jika sel telur yang berkromosom X bergabung dengan sel sperma yang berkromosom X maka jenis kelamin bayi itu adalah perempuan(XX), jika sel telur bergabung dengan sel sperma yang berkromosom Y maka jenis kelamin bayi adalah laki laki(XY), dengan kata lain jenis kelamin bayi ditentukan oleh sel sperma yang dipancarkan oleh laki-laki.

Fakta ilmiyah ini baru ditemukan pada awal abad ke 20 dengan berkembangnya teknologi yang mendukung pada zaman modern ini, Subhanallah, maha suci Allah penemuan besar ini sudah kemukakan dalam AYAT SUCI ALQURAN lebih dari 1500 tahun yang lalu .

(QS An Najm ayat 45 - 46):

“dan bahwasanya Dialah yang menciptakan berpasang-pasangan pria dan wanita, dari air mani, apabila dipancarkan.”
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar