Ketahui Jenis-Jenis Puasa bagi Umat Islam Berikut!

Puasa merupakan salah satu ibadah esensial antara manusia dan Allah. Puasa dalam bahasa Arab adalah shaum yang artinya menahan diri. Jadi, puasa adalah menahan diri dari makan dan minum serta hal-hal yang membatalkan puasa, dimulai sejak terbit fajar sampai terbenamnya matahari.

Terdapat jenis-jenis puasa bagi umat Islam. Jenis puasa tersebut ada yang bersifat wajib, sunah, makruh, dan haram. Nah, artikel ini akan membahas jenis-jenis puasa wajib dan puasa sunah.

Jenis-jenis puasa yang bersifat wajib merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan. Sementara itu, jenis-jenis puasa sunah boleh dilakukan dan boleh juga tidak, tergantung dari kemauan dan kemampuan umat muslim itu sendiri. Jenis-jenis puasa wajib jika tidak dilaksanakan, kita akan mendapatkan dosa. Sementara itu, jenis-jenis puasa sunah jika dikerjakan akan memperoleh balasan pahala yang setimpal. Sebaliknya, jika tidak dilaksanakan, kita juga tidak akan berdosa.

1. Puasa Wajib
  • Puasa Ramadan
  • Puasa Qadla. Yaitu puasa untuk mengganti puasa Ramadhan yang ditinggalkan karena suatu hal. Misalnya tengah mengalami haid atau nifas bagi perempuan.
  • Puasa karena nazar
  • Puasa kifarat atau denda
2. Puasa Sunah
  • Puasa 6 hari di bulan Syawal selain pada hari raya Idul Fitri. Karena hari raya Idul Fitri umat Islam justru diharamkan untuk berpuasa. Puasa ini bisa dilaksanakan pada awal bulan, pertengahan bulan maupun pada akhir bulan. Namun lebih utama jika dilaksanakan pada awal bulan. Puasa 6 hari ini bisa dilaksanakan secara berurutan, bisa pula tidak. Melaksanakan puasa 6 hari di bulan Syawal ini dengan sungguh-sungguh maka pahalanya sama dengan puasa sepanjang masa.
  • Puasa Delapan hari sebelum ‘Arafah (9 Dzulhijjah), yaitu tanggal 1-8 Dzulhijjah. Dilaksanakan oleh orang yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji.
  • Puasa Arafah pada tanggal 9 Dzulhijah bagi orang-orang yang tidak menunaikan ibadah haji. Puasa ini akan menghilangkan dosa selama dua tahun. Yang dimaksud dosa di sini adalah dosa-dosa kecil. Karena dosa besar hanya bisa dihapus dengan jalan taubat.
  • Puasa hari Senin dan Kamis seperti yang biasa dilakukan oleh Rasulullah SAW. Namun tidak ada kewajiban mengiringi puasa hari Senin dengan puasa hari Kamis atau sebaliknya. Keduanya merupakan hari di mana amal-amal hamba diangkat dan diperlihatkan kepada Allah.
  • Puasa Daud. Pada puasa Daud orang melaksanakan sehari berpuasa, sehari tidak. Puasa ini seperti puasa yang dilakukan oleh Nabi Daud as.
  • Puasa Tasu’a. Puasa yang dilaksanakan setiap tanggal 9  Muharram disebut  puasa hari tasu’a. Hukum puasa pada hari ‘Asyura adalah sunnat muakkad.
  • Puasa ‘Asyura yang dilaksanakan pada tanggl 10 Muharram. Lebih baik jika ditambahkan pada ahri ke sembilan. Puasa ini memiliki keutamaan yakni sebaik-baiknya puasa sunah. Selain itu puasa ini bisa menghapus dosa selama setahun yang telah lalu.
  • Puasa Ayyamil-Bid (Puasa terang bulan/purnama) yaitu puasa 3 hari pada pertengahan bulan menurut kalender hijriyah. Dilaksanakan pada tanggal 13, 14 dan 15 tiap bulan Hijriah. Kecuali pada tanggal 13 Dzulhijah tidak diperbolehkan untuk berpuasa. Karena bertepatan dengan hari Tasyriq.
  • Puasa di empat bulam yang diagungkan, yaitu bulan Muharram, Rajab, Dzulqo’dah dan Dzulhijjah. Minimal berpuasa 7 hari di setiap bulannya. baik di awal bulan, di tengah atau di akhir bulannya. Dan yang paling utama ialah satu bulan penuh di bulan-bulan agung tersebut.
  • Puasa Ayyamil-Siwad (hari gelap bulan) yaitu tanggal 28, 29 dan 30 di setiap bulan hijriyyah. Jadi puasa ini dilaksanakan setiap tanggal tua.
  • Puasa di bulan Sya’ban. Minimal berpuasa 7 hari di setiap bulannya. Baik di awal bulan, di tengah atau di akhir bulan. Dan yang paling utama ialah satu bulan penuh.
  • Puasa di hari yang tidak menemukan makanan. Puasa ini bisa dilakukan dengan niat di pagi hari asalkan belum makan apa-apa atau belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa. Sebagaimana sering dilakukan oleh Rasulullah SAW.
Sumber : abiummi.com
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar