5 Tips Agar Anak Mencintai Al Qur’an Sejak Dini

Qiroati Pusat - Allah menjanjikan banyak keutamaan bagi sesiapa saja yang mencintai Al Qur’an, mereka yang membaca Al Qur’an, mereka yang memahami makna-makna setiap Al Qur’an, mereka yang menghafal ayat-ayat Al Qur’an dan tentu yang paling utama adalah yang menjadikan Al Qur’an sebagai pedoman hidupnya dalam setiap beraktivitas.

Rasulullah Muhammad SAW pun berpesan, dalam hadits Shahih Bukhari:

"Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al Qur’an dan mengajarkannya." (H.R.Bukhari)

Memiliki anak yang mencintai Al Qur’an, tentu menjadi impian setiap orang tua, bahkan saat ini sudah mulai "ngetrend" dinegeri ini menghafal Al Qur’an sejak dini. Di tambah maraknya berbagai macam tayangan anak-anak usia dini yang sudah menghafal Al Qur’an 1 juz, 5 juz, 10 juz dan bahkan ada yang sampai 10 juz.

Alhamdulillah, ternyata hal ini menjadikan impian setiap keluarga jika mereka sangat menginginkan memiliki anak yang mencintai Al Qur’an, mau menghafal Al Qur’an bahkan menjadi hafidz Qur’an sejak usia dini. Begitu banyak keutamaan bagi mereka yang membaca dan menghafalnya salah satunya adalah memiliki hak untuk memberi syafaat (pertolongan) kepada sepuluh orang anggota keluarganya sebagaimana tercantum dalam sebuah hadits.

"Dari Ali Ibn Abi Thalib ra., ia berkata Rasulullah saw., bersabda : Barangsiapa membaca Al Qur’an dan menghafalnya, maka Allah akan memasukkannya dalam syurga dan memberikan syafaat untuk sepuluh anggota keluarganya dimana mereka semuanya telah ditetapkan untuk masuk neraka." (HR. Ibnu Majah)

Pada tulisan kali ini kami akan coba berbagi 5 tips efektif agar anak kita mencintai Al Qur’an sejak dini.


1. Mulai dari diri orang tua untuk mencintai Al Qur’an terlebih dahulu

Jika ditanya kepada setiap orang tua apakah mereka menginginkan agar anaknya menghafal Al Qur’an tentu jawaban mereka semua adalah mau. Namun ada hal penting lagi yang perlu kita tanyakan, sudahkah para orang tuanya mencintai dan mencoba juga untuk menghafal Al Qur’an?

Jika jawabannya belum, maka sudah semestinya kita para orang tualah yang memulainya terlebih dahulu untuk mencintai Al Qur’an, banyak membaca Al Qur’an, mencoba memahami setiap makna yang terkandung didalamnya serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari. Sebab orang tua adalah guru pertama dan utama bagi anak, dan pembelajaran terbaik bagi seorang anak adalah keteladanan.


2. Ciptakan kondisi yang mendukung untuk mencintai Al Qur’an dalam keluarga

Untuk menghafal Al Qur’an tidak cukup hanya semangat, dan kemauan yang kuat saja. Tapi juga butuh lingkungan yang kondusif untuk menghafal Al Qur’an. Maka untuk ini konteksnya adalah keluarga, tugas orang tua adalah menciptakan lingkungan yang mendukung untuk menghafal Al Qur’an dalam keluarga tersebut.

Menciptakan kondisi agar anak tidak terlalaikan oleh hal-hal lain yang bersifat mubazir dan banyak mudharatnya akan tetapi menjadi lebih fokus pada Al Qur’an. Beberapa sahabat yang kami temui mereka menciptakan lingkungan keluarga yang kondusif sebagai tempat menghafal Al Qur’an dengan cara menjauhkan rumahnya dari musik-musik serta tontonan-tontonan yang banyak mudharatnya. Sehingga mereka memilih tidak memiliki televisi dan menyetel musik-musik melalui media apapun dirumahnya.


3. Menjadwalkan waktu dan ruang khusus untuk Al Qur’an bersama keluarga

Tips yang ketiga adalah menciptakan waktu khusus untuk Al Qur’an bersama keluarga. Dimana di waktu khusus tersebut tidak ada aktivitas lain kecuali membaca Al Qur’an, kecuali mentadaburi ayat-ayat Al Qur’an, kecuali setor hafalan, kecuali saling mengingatkan agar sama-sama bersemangat dalam membaca, memahami serta menghafal Al Qur’an.

Sebagai contoh mengambil waktu khusus sehabis shalat subuh dan sehabis shalat magrib. Rutinkan dan dibiasakan setiap hari.


4. Mempelajari banyak motivasi dan keteladanan agar lebih mencintai Al Qur’an

Selanjutnya adalah, mempelajari tokoh-tokoh baik itu sahabat, para ulama, para mujahid Islam yang hafidz Al Qur’an, mempelajari kehidupan mereka dan menjadikannya sebagai teladan dan inspirasi untuk lebih bersemangat dalam mencintai Al Qur’an. Kisah-kisah inipun mesti kita ceritakan kepada anak-anak kita, sehingga anak-anak kita sejak dini sudah memiliki cita-cita menjadi ahli qur’an.


5. Menghiasi hari-hari dalam kehidupan keluarga dengan Al Qur’an

Yang kelima, atau ini juga yang terakhir adalah menghiasi hari-hari kita dengan lantunan ayat suci Al Qur’an. Membiasakan ayat-ayat suci Al Qur’an melantun menemani anak-anak kita dalam menghabiskan hari-harinya.


Itulah 5 tips efektif agar anak kita lebih mencintai Al Qur’an, tentu kita semua sama-sama berharap dan berdoa kepada Allah SWT agar keluarga kita dijadikan keluarga ahli quran.



Sumber: elmina-id.com
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar