Kunci Sukses Menghafal Al Qur'an


Qiroati Pusat – Memiliki anak yang memahami dan menghafal Al Qur'an adalah harapan setiap orang tua. Mereka menginginkan buah hatinya dekat dengan Allah dengan cara menghafalkan dan memahami ayat-ayat Ilahi sedini mungkin.

Tak jarang anak-anak muncul sebagai penghafal Al Qur'an. Di masa yang biasanya dimanfaatkan bermain, ada saja anak yang sudah menghafal Al Qur'an. Prestasi itu sangat mungkin dicapai, asalkan dilakukan dengan tekun dan penuh kesabaran.

Pemuda juga tak mau kalah. Banyak dari mereka yang aktif mendalami Al Qur'an. Ada yang menghafal Al Qur'an. Ada juga yang meneliti berbagai ilmu untuk membedahnya, seperti tafsir. Mereka berlomba-lomba dalam studi Al Qur'an. Orang tua juga ada yang berusaha fokus tahfiz Al Qur'an. Meski sudah tak lagi muda, mereka tetap bersemangat untuk mengingat ayat-ayat Ilahi sedikit demi sedikit. Waktu senggang mereka manfaatkan untuk membaca dan menghafal Al Qur'an.

Ada juga yang membaca terjemah Al Qur'an. Terlihat semangat para orang tua yang ingin mendalami makna dan kandungan kalam Ilahi yang menjadi petunjuk dan pedoman hidup.

Kegemaran dan kecintaan kepada Al Qur'an ini merupakan bukti Allah menjaga kitab suci tersebut. Tak salah bila Sang Pencipta berfirman dalam al-Hijr ayat 9, Sesungguhnya kami menurunkan az-Zikra (Al Qur'an), dan kami menjaganya.

Hafiz Al Qur'an yang juga dokter Sagiran menjelaskan pengalamannya menghafal Al Qur'an dan menuliskan kiat-kiatnya dalam buku Menjadi Keluarga Allah. Kunci sukses menghafal Al Qur'an menurutnya ada pada kekuatan tekad.

Niat juga menjadi pijakan awal yang menentukan kesuksesan seseorang untuk menggapai yang diinginkan. Dengan niat untuk beribadah kepada Allah, dibarengi dengan usaha maksimal, siapa pun bisa menjadi hafiz Al Qur'an.

Tekad dan niat itu dibangun dan memperkuat keinginan menghafal karena berdasarkan pada kesimpulan, bahwa Al Qur'an adalah kitab yang isinya mudah untuk dihafal. Buktinya adalah pengalaman Rasulullah SAW menerima wahyu pertama kali. Ketika bersembunyi di gua Hira, Nabi Muhammad menerima wahyu per tama berisikan perintah untuk mem baca dengan nama Tuhan.



[republika.co.id]
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar