Malas Mengaji? Berikut Tips Rajin Mengaji


Qiroati Pusat – Mengaji adalah salah satu ibadah, namun seringkali rasanya malas untuk mengerjakannya. Bagaimana kalau penyakit malas ini sudah menjangkit?

Berikut tipsnya.

Letakkan Alquran di Tempat Terjangkau


  1. Meletakkan Alquran di dekat tempat salat, agar selesai salat bisa mengaji dan tidak mengulur waktu.
  2. Mengaji dengan Alquran yang ada terjemahannya agar mengetahui kandungan Alquran sebagai pedoman hidup.
  3. Di saat bepergian, selalu memasukkan Alquran kecil ke dalam tas untuk menghindari malas mengaji karena tak ada Alquran.
  4. Menumbuhkan prinsip dengan sering mengaji dapat menyembuhkan penyakit hati dan jiwa.
  5. Meletakkan Alquran atau buku-buku yang mengandung ayat-ayat suci Alquran di atas meja belajar atau kerja, agar selalu dapat mendahulukan mengaji sebelum belajar atau mengerjakan tugas.
  6. Setelah melaksanakan aktivitas rutin sehari-hari, badan dan perasaan sudah lelah.Di saat seperti ini obat yang paling manjur adalah berbaring sambil mengaji.


Pilih Alquran "Favorit"


  1. Belilah Alquran ‘favorit’, maksudnya yang menarik  warna, disain cover, bentuk huruf dan ukurannya.
  2. Simpanlah Alquran sedekat mungkin dengan tempat salat, sehingga tidak ada alasan malas karena Alquran ada di dalam tas atau di ruangan lain.
  3. Perbaiki cara mengaji dengan mendengarkan murottal sehingga senang bisa mengaji dengan tartil.
  4. Biasakan tidak menyalakan televisi 10 menit sebelum dan sesudah salat sebagai waktu mengaji.
  5. Buat tulisan di tempat salat: “Hari ini mengaji besok tidak”. Paksakan diri meskipun hanya satu ayat sehari.
  6. Jangan lupa, berdoa agar dijauhkan dari sifat malas.


Paksakan Diri


  1. Tanamkan pada diri bahwa ibadah adalah "kebutuhan"dan bukan "kewajiban".
  2. "Bisa karena biasa, biasa karena dipaksa." Jadi, paksakan diri untuk baca Alquran tiap selesai salat meski hanya satu ayat, sebagaimana kita rutin membaca doa selesai salat fardu.
  3. Tempatkan Alquran pada tempat terjangkau.
  4. Bila sangat malas, gunakan pendekatan diri dengan murottal Alquran dari kaset atau MP3 yang didengar setiap pagi setelah Subuh dan menjelang Magrib. Insyaallah akan tumbuh rasa rindu membaca atau mendengar Alquran.
  5. Buatlah slogan-slogan di tempat salat yang dapat memotivasi agar tak lupa mengaji, misalnya, "Tiada hari berlalu tanpa membaca Alquran."


Tentukan Denda


  1. Ingatlah pahala dan hikmah dari mengaji. Sesungguhnya mengaji itu menambah keimanan seseorang (QS. Al Anfal : 2).
  2. Tanamkan dalam diri keinginan untuk mengaji di manapun dan kapanpun. Selain itu, buatlah prioritas mengaji, misalnya sehari tiga lembar.
  3. Jika sangat malas, dengarkan murottal sebagai rangsangan lalu berwudhu dan niat untuk mengaji, yang niatnya: “Nawaitu Qiraatul Quran taqorroban ‘li wajhillahil karim”. Lalu mengajilah.
  4. Paksakan diri untuk mengaji agar malas tidak berkelanjutan, walaupun hanya seayat.
  5. Jika mengantuk, tutuplah Alquran dan istirahatkan mata 15 menit, setelah itu berwudu kembali dan melanjutkan mengaji.
  6. Buatlah denda jika tidak mengaji seharian (kecuali dalam keadaan berhadas besar) dengan menambah tiga lembar lagi atau sesuai keinginan.
  7. Buat Alquran lebih menarik dengan menambah aksesori dan warna yang kita sukai, asalkan suci dan bukan najis.






[ummi-online.com]
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar