Begini Cara Membedakan Sudah Masuk Waktu Shubuh atau Belum


Qiroati Pusat – “Makan dan minumlah (sahur) sampai jelas bagi kalian benang putih dari benang hitam yaitu fajar.” (QS. Al Baqarah: 187)

Kalau suatu waktu Anda sedang berpergian ke luar negeri yang jadwal shalatnya berbeda dengan kita, atau jam sedang rusak, atau sedang di perjalanan, atau di pegunungan, atau tidak terdengar adzan, apakah Anda sudah tahu bagaimana cara mengenali apakah sudah masuk waktu Shubuh atau belum?

Kita perlu sekali mempelajari tanda-tanda alam, agar bisa mengetahui masuknya waktu shalat, salah satunya yang tersulit adalah pelaksanaan shalat Shubuh di pagi hari yang masih gulita. Ciri-ciri masuknya waktu Shubuh antara lain kedatangan Fajar Shiddiq. Tandanya seperti apa sih?

Waktu Subuh ini diawali pada saat datangnya Fajar Shiddiq sampai terbitnya matahari (syuruk), dan Fajar Shiddiq itu adalah ketika sudah terlihat adanya cahaya putih yang melintang di langit yang mengikuti garis lintang ufuk yang berada di sebelah Timur.

Nah, sebelum kedatangan Fajar Shiddiq, di langit akan tampak tanda cahaya yang samar menjulang tinggi vertikal di horizon timur, ini disebut Fajar Kidzib atau Fajar Semu, artinya belum masuk waktu Shubuh. Lalu setelah Fajar Kidzib hilang, tidak lama setelah itu akan muncul cahaya yang menyebar di cakrawala secara horizontal, nah inilah yang dimaksud Fajar Shiddiq, sudah jelas benang putih dari benang hitam.

Ada kalanya warna putih ini terdapat sedikit campuran warna jingga kemerahan, akan tetapi yang menjadi patokan tetaplah kehadiran cahaya putih melintang di ufuk timur. Semoga info ini membantu membedakan sudah masuk waktu Shubuh atau belum.



[ummi-online.com]
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar