BELAJAR MEMBACA ALQURAN DI MASA RASULULLAH SAW

BELAJAR MEMBACA ALQURAN DI MASA RASULULLAH SAW

Qiroati Pusat – Alquran sebagai firman Allah Swt terhimpun dalam mushaf yang terlegitimasi keshahihannya dan mutawatir periwayatannya. Alquran diturunkan dengan bahasa Arab, bahasa yang kaya dengan kosakata, syair, keindahan bahasa, dan berbagai kelebihan lainnya.

Hal ini termaktub dalam firman Allah Swt surat Yusuf ayat 2.

إِنَّا أَنزَلْنَاهُ قُرْآنًا عَرَبِيًّا لَّعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ

“Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Alquran dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya”.

Selain itu, Alquran diturunkan dengan Bahasa Arab guna mempermudah bagi setiap pembaca untuk mempelajarinya. Kemudahan ini merupakan janji Allah Swt bagi mereka yang mempelajarinya dengan penuh kesungguhan dan senantiasa istiqomah.

وَ لَقَدۡ یَسَّرۡنَا الۡقُرۡاٰنَ لِلذِّکۡرِ فَہَلۡ مِنۡ مُّدَّکِرٍ

“Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Alquran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran,” (QS. Al Qamar 17).

Nabi Muhammad Saw menegaskan orang yang senantiasa belajar adalah orang yang paling utama di kalangan umatnya. Hal tersebut terdapat dalam hadits Rasulullah Saw berikut:

عَنْ عُثْمَانَ – رضى الله عنه- عَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ «خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ» رواه البخاري


“Orang yang paling utama di antara kalian adalah seorang yang belajar Alquran dan mengajarkannya” (HR. Bukhari, no. 4640).

Aktivitas belajar dan mengajar Alquran seyogyanya menjadi aktivitas utama setiap muslim. Yakni dengan mengikuti beberapa tahapan belajar Alquran, mulai dari belajar membaca, memperbagus bacaan (tahsin), menghafal dan mengamalkannya, serta mengajarkannya kembali.

[Sumber]




Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar