Tahapan Dasar dalam Belajar Membaca Alquran

Tahapan Dasar dalam Belajar Membaca Alquran

Qiroati Pusat – Berbagai macam metode pun bermunculan. Mulai dari metode tradisional yang membutuhkan waktu panjang, hingga terdapat pula metode mutakhir yang mencukupkan seseorang belajar beberapa jam saja.

Mulai offline sampai online. Offline berarti menemui guru secara langsung, dibimbing dan diarahkan secara langsung pula. Interaksi guru dan murid terjalin luar biasa, kemudian saling mendoakan. Guru mendoakan murid agar dimudahkan dalam belajar. Murid mendoakan guru agar tetap diikhlaskan dalam mengajar.

Metode belajar Alquran murid ber-talaqqi (tatap muka) langsung dengan guru adalah metode yang telah berlangsung sejak Alquran diturunkan. Nabi Saw ber-talaqqi kepada Malaikat Jibril atas perintah Allah Swt. Jibril pun mengajari Nabi bacaan Alquran secara bertahap. Dengan metode ini pula, Nabi mengajari para sahabat. Sebagaimana yang terekam dalam sebuah hadits

“Ibnu Abbas berkata, ‘Aku telah mengumpulkan Al Muhkam pada masa Rasulullah saw.’ Ada yang bertanya, ‘Apakah Al Muhkam itu?’ Ia menjawab, ‘Yaitu, Al Mufashshal (surat-surat pendek)’’’(HR. Bukhari, nomor 4648).

Dari hadis ini dapat dipahami dua hal, yaitu belajar Alquran haruslah dibimbing seorang guru dan dimulai dengan ayat-ayat pendek. Guru akan mengajari hal ihwal belajar Alquran mulai dari adab belajar sampai pada bagaimana pengucapan huruf yang benar dan tempat berhenti yang tepat.

[Sumber]




Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar