Ibunda, Kelahiran, dan Wafatnya Nabi Muhammad





Qiroati Pusat –  Siapa ibunda nabi muhammad, kapan beliau lahir dan wafat?
Ibunda Rasulullah adalah Aminah binti Wahab. 
Rasulullah lahir pada tahun Gajah (571 Masehi), seperti cerita dalam surat Al-Fiil. 

Kelahiran Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam 
Hari: Senin
Tanggal:  2,8,10,12 (ada empat pendapat yang masyhur menurut Imam Nawawi)
Bulan: Rabiul Awwal
Tahun Gajah (571 Masehi)
 
Wafatnya Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam 
Waktu: Dhuha
Hari: Senin
Tanggal: 12
Bulan: Rabiul Awwal
Tahun: 11 Hijriyah
Usia: 63 Tahun
 
Waktu penguburan
Selasa setelah Zhuhur (setelah masuk zawal)
Malam Rabu
 
Mereka yang ketika meninggal dunia usianya sama dengan nabi Muhammad shallallahu ’alaihi wa sallam yaitu 63 tahun adalah:

Abu Bakar
Umar
Ali
Aisyah
 
Peristiwa bersejarah dari Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam pada hari Senin
Kelahiran Nabi
Diangkat jadi nabi
Berhijrah dari Mekah ke Madinah
Tiba di Madinah dari Mekah saat hijrah
Meninggal dunia
 
Waktu nabi shallallahu ’alaihi wa sallam dikhitan terdapat beda tiga pendapat dalam hal ini:
Ketika lahir langsung sudah terkhitan juga terputus tali pusarnya, ini pendapat Imam Nawawi dalam kitab sirahnya.
Saat hari ketujuh dari kelahiran, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam dikhitan oleh kakeknya ‘Abdul Muththalib.
Saat dada Nabi dibelah oleh malaikat Jibril saat pengasuhan Halimah (ibu yang menyusui beliau).
 
Nabi Muhammad shallallahu ’alaihi wa sallam dikafani dengan tiga lembar kain putih. Orang-orang mnenyolati jenazah Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam secara bergelombang (bergantian) tanpa diimami oleh seorang pun.

Yang pertama kali menyolatkan jenazah Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam adalah Al-‘Abbas, kemudian Bani Hasyim (keluarga Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam), kemudian kaum Muhajirin, kemudian kaum Anshar, kemudian lainnya. Ketika orang dewasa telah selesai menyalatkan, maka anak-anak masuk, kemudian wanita. Kemudian beliau dikuburkan, dan yang masuk ke dalam lubang kubur adalah:

Al-‘Abbas
‘Ali
Al-Fadhl dan Qutsam, kedua putra Al-‘Abbas
Syuqran
Ada pula yang mengatakan bahwa Usamah bin Zaid dan Aus bin Khauli bersama mereka.

 
Penguburan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam:
dalam liang lahad
diletakkan batu bata padanya dalam lahadnya, yaitu tujuh batu bata
ditutupi dengan tanah
kubur beliau ditinggikan dari permukaan tanah sekitar satu jengkal
disirami dengan air
 

Referensi: Sirah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam karya Imam Nawawi, Penerbit Pustaka Ibnu Umar

Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar