Perilaku Anak adalah Cerminan dari Perilaku Orang Tua





Qiroati Pusat – Ayah bunda bisa buktikan sendiri. Perilaku anak adalah cerminan dari perilaku orang tua.

Anak bisa meniru hal apa pun dari orang tua
Ayah bunda yang segera mengerjakan shalat lima waktu pada awal waktu, anak pasti akan tepat waktu pula.
Seorang ayah yang mengajak putranya untuk shalat berjamaah dan berdiri bersama anak dalam shaf, pasti anak semangat pula berjamaah ke masjid.
Bunda yang benar-benar menutup aurat dengan pakaian syari, putrinya akan mudah meniru pakaian bundanya sendiri.
Bunda yang berpenampilan syari ketika di luar rumah, termasuk pula dalam hal dandanan, tidak tabarruj (dandan menor), pasti akan ditiru oleh anak.
Ayah bunda yang berusaha tahan emosi, tidak cepat marah, anak pasti juga demikian.
Ayah bunda yang saling bekerjasama–misal dalam hal bersih-bersih rumah–, anak pun akan cepat meniru.
Ayah bunda yang bersikap tidak boros atau berbelanja seperlunya, pasti anak akan meniru demikian.
Ayah bunda yang tidak sampai bertengkar secara fisik di depan anak, pasti anak tidak akan menunjukkan kekuatan fisiknya di hadapan saudara atau temannya.
Ayah bunda yang suka bergaul (bersosialisasi) akan membawa pengaruh juga pada anak.
Ayah bunda yang gemar baca dan menelaah juga akan berpengaruh pada anak.
Ayah bunda yang ramah dapat memberikan contoh bagi anak untuk melakukan tindakan yang sama.
Ayah bunda yang tak bosan mengucapkan terima kasih (syukron, jazakumullah khoiron) pada orang lain yang berbuat baik, anak pun akan meniru hal yang sama.
Hal yang simpel dalam hal meminta maaf kalau salah, dan mengucapkan salam ketika masuk rumah, sampai rajin membuang sampah, anak mesti akan meniru hal yang sama.
 

Walaupun selain dari orang tua, anak juga mendapat pengaruh dari yang lain 
Apa yang dilihat anak dapat menjadi dasar anak untuk bertingkah laku. Walaupun pada dasarnya pembentukan tingkah laku adalah hasil dari proses yang rumit, yaitu di antaranya terbentuk dari

asal biologis
lingkungan yang bukan hanya lingkungan keluarga.
perilaku yang mereka lihat tidak hanya dari tingkah laku orangtua, namun apa yang mereka tonton, teman-teman mereka, dan guru mereka di sekolah.
 

Ayah bunda, jadilah lebih baik dari saat ini
Harusnya dengan adanya anak, ayah bunda semakin termotivasi menjadi lebih baik. Karena kita sebagai orang tua adalah contoh terdekat bagi anak-anak kita.

Itulah kenapa Sa’id bin Al-Musayyib rahimahullah mengatakan pada anaknya,

لَأَزِيْدَنَّ فِي صَلاَتِي مِنْ أَجْلِكَ رَجَاءً أَنْ أُحْفَظَ فِيْكَ

“Wahai anakku, aku selalu memperbanyak shalatku dengan tujuan supaya Allah selalu menjagamu.” (Jami’ Al-‘Ulum wa Al-Hikam, 1:467)

 

Semoga Allah menganugerahkan pada anak kita qurrota a’yun, anak-anak yang saleh dan salehah yang menjadi penyejuk mata.



Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar